Next Story   Leave a comment

Hari terus berganti hari. Musim semi kini telah berganti musim gugur. Bunga dan daun berguguran. Begitu pula dengan pohon cinta yang telah lama tumbuh di dalam hati Zu kini mengalami musim gugur. Entah kenapa ini bisa terjadi pada Zu. Mungkinkah Zu hanya ingin bermain – main akan hubungannya dengan Sunny.  Atau mungkin Zu memiliki suatu alasan tertentu. Tapi sebelum mengungkap semua itu, kita akan menceritakan tentang kisah Kojhiro dan Kobayashi.
Sebelum Zu menjadi kekasih Sunny, Kojhiro dan Kobayasni telah berjanji kepada Zu bahwa setelah Zu mendapatkan seorang kekasih, mereka akan segera menemukan kekasih mereka. Akan tetapi, janji itu tak kunjung ditepati. Walaupun demikian, Zu tetap menjaga hubungan persahabatn diantara mereka bertiga, sebagaimana di awal cerita telah dijelaskan bahwa Zu bukanlah tipe orang yang pendendam ataupun  pemarah.

Lama setelah Zu menjalani hubungan dengan Sunny, Kojhiro datang menemui Zu untuk meminta bantuan kepadanya agar ia mau membantunya mengembalikan kekasihnya yang telah meninggalkannya. Kekasih yang telah meninggalkan Kojhiro kini sudan kembali pulang ke desanya dimana Kojhiro tinggal. Kojhiro menjelaskan begaimana ciri – ciri mantan kekasihnya kepada Zu. Setelah Zu jelas akan karakteristik orang tersebut, ia menanyakan nama orang itu. Dan namanya adalah Vero. Sungguh tak diduga, ternyata Vero adalah seseorang yang dulu pernah menjadi teman Zu.
Zu mengira hal ini dapat mempermudahkannya untuk membantu Kojhiro. Akan tetapi setelah mencoba, ternyata takdir berkata lain. Mulanya, Zu bertanya langsung kepada Vero apakah ia telah memiliki kekasih atau belum. Vero memberikan informasi selengkap – lengkapnya kepada Zu. Informasi itu bisa dikatakan masuk akal, tetapi tak bisa langsung dipercaya begitu saja oleh Zu. Saat Vero memberikan semua informasi itu, Zu beranggapan bahwa Vero tak benar – benar berkata yang sebenarnya. Akhirnya, Zu dan Kojhiro mencari informasi pada teman dekat Vero. Dan mereka kini tahu yang sebenarnya. Apa yang telah dikatakan Vero ternyata tak 100% benar. Lalu Zu langsung mengambil tindakan. Ia menemui kembali Vero dan menanyakan kenapa ia berbohong kepadanya, dan akhirnya Zu mendapatkan sebuah jawaban yang singkat. “Ini semua demi kebaikan Kojhiro” demikian kata yang terucap dari mulut Vero.
Walaupun demikian, Zu terus berusaha meyakinkannya betapa tulusnya kasih sayang Kojhiro terhadapnya. Tetapi semua usahanya tetap saja tak membuahkan hasil. Ia bingung, tindakan apa lagi yang akan diambil untuk membantu Kojhiro. Hingga akhirnya Zu berhasil mengungkap sebuah jawaban dari Vero yang cukup masuk akal. Vero mengaku bahwa ia telah memiliki seorang kekasih. Dari sini, Zu paham mengapa ia meninggalkan Kojhiro. Lalu Zu menceritakan ini semua kepada Kojhiro. Saat Kojhiro mendengar akan hal ini, sangat aneh karena ia tak terkejut sedikitpun. Ia hanya berharap, semoga Vero hidup bahagia dengan kekasih barunya.
Disisi lain saat Zu membantu Kojhiro  untuk menemukan kekasihnya, Kobayashi dating menemui mereka berdua. Ia mengatakan bahwa ia juga membubutuhkan bantuan mereka. Ia telah menemukan pasangan hatinya, akan tetapi orang itu telah memiliki seorang kekasih. Ini adalah kisah cinta yang bertepuk sebelah tangan. Dan ternyata orang ini adalah seseorang yang taka sing bagi Zu. Tent hal ini mengejutkan Zu. Kobayashi mengaku bahwa sebenarnya telah lama ia memendam perasaan ini, bahkan sebelum ia bersahabat dengan Zu. Ia sangat menginginkan Yorie untuk menjadi kekasihnya. Awalnya Zu tak mau membantu Kobayashi untuk membujuk Yorie. Tetapi ia beranggapan bahwa Yorie akan lebih bahagia jika bersama dengan Kobayashi. Dan akhirnya Zu mau membantunya dan Kojhiro. Tentu ini akan memakan waktu yang cukup lama. Zu harus membantu Kojhiro menyelesaikan masalah Kojhiro terlebih dulu barulah kemudian Kobayashi.
Berhari – hari Zu terus berusaha untuk membatu mewujudkan keinginan kedua sahabatnya. Hingga pada suatu saat, Kojhiro memberikan memberikan informasi kepada Zu bahwa ia mendapat kabar tentang mantan kekasihnya sebelum Vero, namanya Vanny. Ia mengaku bahwa kabar ini didapat melalui HP. Beruntung sekarang sudah ada kemajuan teknologi, jadi kita dapat lebih cepat mengetahui informasi di suatu daerah. Sebenarnya ia terlahir di desa yang sama dengan Kojhiro tinggal, tapi kini Vanny tinggal di suatu tempat yang amat sangat jauh dari desa Kojhiro. Tempatnya berjarak kira – kira beratus – ratus kilometer. Jika tidak salah berkisar ± 600 km.
Hal inilah yang menjadi penyebab rusaknya hubungan mereka beberapa tahun silam. Tetapi sungguh tak dapat dipercaya, yang namanya cinta sejati, tidak akan pernah terhalang oleh waktu dan jarak. Dan akhirnya mereka kembali menyatukan hati mereka, dan Vanny akan berjanji bahwa ia akan pulang menemui Kojhiro. Hal ini membuat perasaan Kojhiro merasa lebih baik. Kojhiro berharap cinta ini akan abadi untuk selamanya. Zu menganggap bahwa masalah Kojhiro telah selesai sampai disini. Zu akhirnya memutuskan untuk membantu Kobayashi, sesuai dengan janjinya.
Ternyata ini semua tak sesuai dengan dugaan Zu. Ia mengalami kesulitan saat membantu Kobayashi, karena saat dibantu pada waktu yang tepat, Kobayashi selalu tak ada. Jadi, Zu memutuskan untuk mengambil rencana awal. Ia bermaksud mencari tahu tentang perkembangan hubungan antara Yorie dengan Byakuya. Semoga saja, hubungan mereka akn segera berakhir. Tetapi sayang, semua itu tak sesuai dengan dugaan. Karena Sulit, Zu bermaksud meminta bantuan kepada Kojhiro. Seperti biasa, langkah awal memang tak mungkin 100% berhasil, jadi kesempatan akan selau datang walaupun membutuhkan waktu yang lama.
Hari terus berganti hari, hingga suatu saat kenaikan kelaspun telah tiba. Perasaan was – was terus mewarnai kehidupan serangkaian sahabat ini. Sayangnya Kobayashi tak dapat hadir ditengah – tengah sahabatnya saat pengumuman kenaikan kelas ini. Tetapi akhirnya mereka bertiga berhasil lolos untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. Tetapi sayang, seorang sahabat Kojhiro tak dapat melanjutkan bersama sahabat – sahabatnya kembali. Dan sangat terpaksa ia harus berpisah dengan Kojhiro dan sahabat yang lain. Zu turut menyesal akan hal ini, ia hanya dapat berdoa semoga kelak dihari esok, Kojhiro dapat kembali bertemu dengan sahabatnya dengan keadaan sukses.
Setelah pengumuman kenaikan kelas, tentu pasti ada liburan. Liburan kali ini brtepatan dengan musim panas. Jadi ini bisa dikatakan sebagi liburan kelas, atau liburan musim panas. Liburan kali ini, Kojhiro, Zu, dan Kobayashi saling berpisah. Suatu ketika, Vero menghubungi Zu untuk melakuakn sharing. Tentu Zu dengan senang hati mau mendengarkan. Vero berkata bahwa ia bingung terhadap kekasihnya kini, Fery namanya. Fery memiliki 2 orang kekasih yang salah satunya adalah Vero. Lalu Vero meminta solusi kepada Zu. Sebenarnya apakah sebelum Fery menjadi kekasih Vero, ia telah mengetahui akan hal ini. Betapa bodohnya Vero. Akhirnya Zu memberi saran agar Vero bertanya kepada Fery, apakah Fery memilih Vero atau kekasih yang satunya.
Setelah dicoba, ternyata jawaban Fery sungguh sederhana. Ia hanya menjawab bahwa ia bingung tentang hal ini, jadi ia memilih keduanya. Sebagai seorang cewek, pasti Vero merasa dirugiukan. Beberapa hari setelah kejadian ini, Vero memutuskan untuk berhenti menjalin hubungan dengan Fery. Sejak itu, nampaknya Vero sangat menyesal telah meninggalkan Kojhiro hanya demi Fery. Mulai dari sinilah tingkat kesulitan Zu akan mulai bertambah. Ia mengambil kesimpulan terburuk yang akan menimpa Kojhiro. Ia telah berfirasat yang aneh – aneh tentang Vero dan juga Kojhiro. Ia yakin bahwa suatu saat nanti kejadian yang difikirkannya akan benar – benar terjadi.
Seminggu setelah liburan sekolah berlangsung, Vero menemui Zu untuk menanyakan beberapa peretanyaan. Ia bertanya apakah Kojhiro telah mendapatkan kekasih sebagai penggantinya. Zu menceritakan tentang Vanny dan Kojhiro kepadanya. Akan tetapi Vero tak percaya akan semua hal itu. Dan ia bermaksud menemui Kojhiro secara langsung dan bertanya tentang informasi yang diberikan oleh Zu. Tapi anehnya, Kojhiro menjawab bahwa ia memang belum memiliki kekasih yang baru. Hal ini tentu membuat Zu kebingungan. Ia tak menerti apa maksud Kojhiro demikian. Karena sebelumnya Kojhiro telah berjanji kepada Zu bahwa ia akan melupakan Vero.
Hal ini tentunya dapat memudahkan Vero untuk kembali manjalani hubungan dengan Kojhiro, yah… katakanlah RUJUK. Lalu tak lama setelah itu, Vero datang menemui Kojhiro dan berusaha menjelaskan apa yang telah dilakukannya selama ini terhadap Kojhiro. Ia mengaku menyesal karena telah meninggalkan Kojhiro. Dan ia akan selalu menanti Kojhiro untuk menjadi kekasihnya kembali. Awalnya Zu tak menyetujui akan hal ini. Bagaimana mungkin Kojhiro akan melupakan Vanny begitu saja hanya demi Vero. Ia yakin bahwa suatu saat nanti kojhiro akan menyesal akan hal ini. Tetapi walaupun demikian, Kojhiro tetap akan mengambil keputusannya itu.
Zu tak dapat berbuat apa – apa karena semua keputusan itu ada di tangan Kojhiro. Ia hanya bisa berharap agar Kojhiro diberi petunjuk ke arah yang seharusnya. Dan semoga saja apa yang telah diputuskan olehnya adalah suatu keputusan yang semestinya. Lalu akhirnya, Kojhiro dan Vero menyatukan kepingan – kepingan hati mereka yang terpecah belah beberapa waktu silam menjadi sebuah hati yang mungkin tak akan dapat terpecahkan kembali. Kini Vanny ditinggalkan begitu saja oleh Kojhiro tanpa penjelasan apapun. Tapi ia beruntung karena ia tinggal amat jauh dari kampung kelahirannya. Betapa tersiksanya hatinya bila mengetahui akan hal ini.
Beberapa hari setelah hati mereka bersatu, sungguh mengejutkan karena tak ada angin dan tak ada hujan, tiba – tiba Vero mengungkapkan kepada Kojhiro bahwa ia tak tulus mencintai Kojhiro. Ia mengaku bahwa ia tak dapat membohongi perasaannya terhadap Kojhiro. Jika ini terus dibiarkan, maka perasaan Kojhiro akan lebih menderita. Sungguh tak masuk akal, ia juga berkata bahwa ia dilarang berpacaran terlebih dahulu oleh Ibunya. Ini benar – benar sangat aneh, karena dulu waktu mereka berpacaran, Ibunya merestui hubungan mereka. Kojhiro mengira hal ini ada sangkut pautnya dengaan Fery.
Saat Zu mendengar berita ini, ia sangat menyesal dan kecewa terhadap Kojhiro. Karena dari awal sebelum mereka berhubungan yang kedua kalinya ia tak pernah mendukung Kojhiro, tapi Kojhiro tak mau memperdulikannya. Benar sekali firasat yang dulu dirasakan oleh Zu. Dan ternyata semua firasat itu benar – benar terjadi. Setelah kejadian ini Zu berharap Kojhiro dapat mempertimbangkan keputusan yang akan ia ambil ke depannya. Walaupun hatinya telah dihancurkan oleh Vero, tetapi ia akan selalu mencintainya dengan kepingan – kepingannya yang masih tersisa dan ia tak akan pernah melupakannya. Ia berfikiran bahwa untuk melupakannya dan berhenti mencintainya, sama sulitnya mencari tetesan air matanya yang terjatuh di Samudra Hindia. Saat ini, Kojhiro tak lagi berharap menjadi orang yang terpenting dalam hidup Vero, karena ia sadar bahwa itu adalah permintaan yang trelalu besar baginya. Ia hanya berharap suatu saat nanti jika Vero melihatnya, Vero akan tersenyum dan selalu berkata dalam benaknya ”Dia selalu menyayangiku”.
Kini Zu bingung dan tak tahu bagaimana lagi harus bertindak. Ia menyatakan ketidaksanggupannya untuk membantu Kojhiro. Mau tak mau Kojhiro sekarang harus bertindak sendiri.

Karena Zu terlalu sibuk membantu para sahabatnya, ia tak sadar bahwa ia telah ditinggalkan oleh seseorang yang tak asing baginya. Ia merupakan seorang sahabat ceweknya. Ia telah memberikan hal yang selalu membuat Zu bahagia dan mengajarkannya tentang makna sebuah kehidupan. Ia selalu memberikan Zu semangat di kala ia putus asa. Ia telah banyak mengajarkan Zu hal – hal yang positif. Ia adalah Xamantha yang berasal dari sebuah kota dimana Vanny tinggal saat ini. Sungguh terlalu cepat ia meninggalkan Zu. Namun sayang hingga saat ini Zu belum menyadari kepergiannya. Memang dimana ada pertemuan, pasti akan ada pula perpisahan.
Setelah ia tahu bahwa Xamantha telah pergi, ia sungguh menyesal akan hal itu. Di saat Xamantha membutuhkannya, ia selalu tak ada di sampingnya. Ia juga kecewa pada Xamantha karena ia tak brpamitan dengan Zu. Namun Zu tetap sedih kerena telah kehilangan salah seorang sahabatnya. Ia berfikir  apakah hal serupa akan dialaminya lagi di masa yang akan datang….? Ia takut jika satu persatu dari sahabatnya akan meninggalkannya. Namun ia beranggapan bahwa persahabatan akan selamanya terkenang di kehidupannya.
Perpisahan yang terjadi ini bukanlah hal yang terbaik oleh Zu. Ia justru selalu teringat dengan masa – masa lalu yang  ia alami bersama dengan Xamantha. Setiap hari mereka selalu tertawa bersama, bahagia bersama, dan bahkan merasakan kesedihan bersama. Tapi kini Zu tak lagi merasakan kehadiran salah seorang sahabatnya. Zu sadar bahwa kehilangan seorang sahabat sama artinya dengan kehilangan  sesuatu yang amat sangat berharga dalam kehidupannya. Rasa kehilangan ini melebihi rasa sedih yang pernah ia derita. Ia hanya dapat berharap suatu saat nanti  ia dipertemukan kembali dangan Xamantha. Walaupun dalam mimpi ataupun di kesempatan yang lain.
Untungnya, di masa yang begitu modern ini, mereka masih dapat saling berhubungan melalui sarana komunikasi. Contohnya saja HP ataupun sarana lain melalui facebook. Namun sayang, Xamantha begitu cepat melupakannya. Zu sangat terpukul akan hal ini. Tapi hal ini rupanya hanya menjadi sebuah rahasia yang dimiliki oleh Zu. Ia dapat menutupi rasa sedih itu didepan orang lain, terutama dengan Kojhiro dan Kobayashi. Ia ingin masalah ini tak diketahui oleh kedua sahabatnya itu.
Untuk saat ini, Zu lebih memusatkan perhatiannya kepada Kojhiro. Ia lebih merasa menderita setelah merasakan kehilangan untuk yang kedua kalinya. Untungnya ia masih memiliki Vanny. Lalu mungkinkah Vanny mau menerima Kojhiro kembali setelah mengetahui akan semua itu. Ini masih menjadi sebuah tanda tanya besar untuk Kojhiro. Akan tetapi setiap kali ia menbicarakan tentang kedepannya, Vanny selalu merespon positif terhadap Kojhiro. Sungguh inilah mukjizat cinta yang begitu ajaib.
Namun sayang, nampaknya mukjizat cinta tak dialami oleh Zu. Pohon cinta yang tumbuh dihatinya juga ikut gugur dan mati seiring bargantinya musim panas ke musim gugur. Kelanjutan hubungannya dengan Sunny pun hanya berakhir sampai disini, tepatnya pada tanggal 14 juli tahun ini. Ia tak tahu apa benyebab dari pepisahan ini. Tetapi anehnya, ia tak merasakan kehilangan yang besar sebagaimana ia kehilangan sahabatnya. Akhirnya ia sadar bahwa persahabatan itu libih penying dari cinta. Perasaan yang dialami oleh seorang cewek tentu berbeda dengan cowok. Hati seorang cewek itu seperti kaca. Dimana saat disakiti, hatinya akan pecah dan akan selamanya terkenang dalam hidup, walaupun pecahannya sudah disatukan kembali.
Setelah liburan sekolah usai, tiba saatnya untuk sekolah kembali. Namun, tentu ada penentuan jurusan kelas yang diambil oleh setiap siswa. Ternyata, takdir telah memisahkan ikatan persahabatan antra Zu, Kojhiro, dan Kobayashi. Mereka tidak menempati kelas yang sama. Satu sama lain dari mereka saling menempati kelas yang berbeda. Dan kekhawatiran yang dipikirkan Zu pun benar – benar terjadi. Rasa persahbatan mereka telah pudar, terutama Kojhiro. Ia telah melupakan Zu dan Kobayashi.
Mulai dari sinilah semua urusan mereka harus terpaksa diselesaikan sendiri – sendiri. Hingga beberapa bulan kemudian muncullah masalah baru yang dihadapi oleh Zu. Sungguh mustahil, kejadian masa lalu seperti seakan – akan terulang lagi. Tetapi masalah ini lebih rumit dari pada masalah yang dihadapinya di masa lalu. Tuhan memang sungguh pintar dan adil dalam mengatur hidup seseorang. Saat masalah ini muncul, tampaklah sesosok orang yang telah lama menghilang dari kehidupan Zu. Zu sempat terkejut melihat orang itu. Seketika mereka bertemu, seketika pula mereka berpelukan. Betapa bersyukurnya Zu kepada Tuhan karena telah mengirimkan pertolongan di tengah – tengah  masalah yang sedang terjadi.
Masalah ini berawal dari pertemuan Zu dengan seorang gadis, tepatnya berawal ketika kenaikan kelas. Sebenarnya gadis ini telah lama kenal dengan Zu, tetapi baru kali ini Zu merasakan sesuatu yang janggal. Nama gadis itu adalah Haruka. Ia juga belajar di sekolah yang sama dengan Zu. Saat itu, Zu sedang melihatnya duduk di bawah sebuah pohon Peach. Ia sedang membaca novel dengan seorang temannya yang bernama Kanata. Saat Zu menatap matanya, ada sebuah aura yang tak begitu asing, yakni sebuah aura cinta. Mulai dari saat itulah bunga dalam hati Zu mulai berseri kembali. Ini artinya, Zu telah mendapatkan pengganti dari Sunny, tetapi apakah ia mau menerima Zu sebagai kekasihnya…?
Di sebuah malam saat Kojhiro mengadakan pesta ulang tahunnya, ia mengundang  Zu dan teman – teman lainnya termasuk Haruka dan Kanata. Di tengah tengah pesta, Zu menyatakan perasaannya terhadap Haruka. Namun, Haruka tak dapat langsung menerimanya sebagai kekasihnya. Ia butuh waktu untuk memutuskan hal ini. Awalnya, Zu hanya memberikan waktu 3 hari kepada Haruka, tetapi Haruka meminta waktu selama 2 minggu. Dan ia juga ingin memikirkannya di sebuah tempat yang agak jauh dari sekolahnya. Dengan sangat terpaksa Zu memberikan waktu yang dimintanya. Dengan demikian, selama 2 minggu nke depan, Zu tak akan bertemu dengannya.
2 minggu bukanlah waktu yang singkat bagi Zu untuk menunggu sebuah jawaban pasti dari Haruka. Setiap saat ia selalu memikirkan Haruka, dan ia juga selalu bertanya – tanya tentang masa depannya, apakah akan dilalui dengan Haruka ataukah tidak. Hal ini memngingatkan Zu tentang kejadian yang lalu saat Zu mencintai Yorie. Ia takut jika kejadian itu terulang kembali padanya. Tetapi ia tetap optimis dan selalu positive thinking. Memang rasa yang dimilikinya terhadap Yorie belum dapat terlupakan olehnya, akan tetapi ia berjanji untuk setia kepada Haruka jika ia bersedia menjadi kekasihnya. Di tengah – tengah penantiannya, ia tak sadar apa yang dilakukannya selama ia menanti Haruka, akhirnya ia ingin berusaha kenal lebih jauh tentang Haruka melalui Kanata. Ia menanyakan tentang kepribadian Haruka kepada Kanata.
Selama beberapa hari terakhir, ia lebih sering menemui Kanata dibandingkan dengan Haruka. Ia juda sering bercanda dengan Kanata. Hal ini menimbulkan sebuah perasaan aneh yang dialami oleh Kanata. Setelah beberapa hari bertatap muka dengan Zu, akhirnya terungkap sebuah kejujuran yang terucap dari mulut Kanata. Ia mengaku bahwa ia mencintai Zu. Hal ini membuat Zu menjadi bingung akan kejadian yang ditimpanya saat ini. Zu dengan berat hati mengungkapkan bahwa ia telah menmiliki belahan hati yang belum pasti. Ia bercerita kepada Kanata ia hanya mencintai Haruka. Karena Kanata belum mengetahui akan hal ini, ia sangat terkejut mendengarnya. Akhirnya selama penantiannya, Zu merasakan perasaan yang bercampur menjadi satu, yaitu kebingungan, kebahagiaan, kegelisahan, dan juga kepercayaan.
Di tengah kejadian ini ( di sisi lain ), Kojhiro dan Kobayashi kembali mucul di kehidupan Zu. Kobayashi meminta bantuan kepada Zu dan Kojhiro untuk merebut Yorie dari tangan Byakuya. Namun, apa daya Zu dan Kojhiro…? Kekuatan cinta bukan manusia yang mengatur, melainkan Tuhan. Lagi pula cinta sejati tak akan mudah terpisahkan karena waktu dan juga jarak. Jadi manusia hanya berhak mengikuti permainan cinta yang telah diciptakan oleh Tuhan. Zu menyarankan agar Kobayashi mencari seseorang selain Yorie. Dan diluar sana masih ada yang lebih darinya. Kejadian membuat Kobayashi marah kepada Zu dan Kojhiro. Ia tak mau lagi bersahabat dengan mereka berdua. Dan akhirnya dia pergi meningalkan mereka berdua. Mereka berusaha menjelaskan kepada Kobayashi, akan tetapi ia tetap tak mau mengerti akan hal itu. Mereka bingung dengan kejadian ini. Tak biasanya Kobayashi bersifat egois seperti ini.
Setelah 2 minggu, Zu menemui Haruka untuk menagih janjinya. Dan ternyata benar bahwa kekhawatiran Zu memang tak perlu di ragukan lagi. Kejadian masa lalu yang pernah ia alami terulang kembali. Kejadian ini persis dengan kisah masa lalunya ketika dengan Yorie. Ia menjadi bimbang akan hal ini, dan ia mulai meragukan hidupnya lagi. Ia berfikir bahwa inilah takdir kehidupannya. Karena setiap kali ia mencintai seseorang, orang itu tidaklah mencintainya. Akan tetapi, jika Zu dicintai oleh seseorang, Zu tidaklah mencintai orang itu. Sungguh Zu bingung akan semuanya, ia berfikir untuk mengingat apakah ia pernah membuat hati seseorang terluka. Setelah difikir – fikir, sepertinya ia tak pernah sama sekali menyakiti hati seseorang.
Kejadian yang dialami Zu ini amat sangat persis dengan kejadian masa lalunya. Haruka yang dulunya bersikap biasa saja kepada Zu, kini ia ia bersikap acuh tak acuh pada Zu. Kejadian ini tentu sangat menyakitinyan karena hal ini mengingatkannya kepada Yorie. Ia bingung harus bertindak apa lagi terhadap apa yang dialaminya ini. Setiap kali ia berusaha mendekati Haruka, ia tak menghiraukan kehadiran Zu. Tak disangka bahwa seorang Haruka mampu bertindak seperti itu. Selama ini Zu mengenal Haruka adalah sesosok gadis yang baik hati yang sikap dan sifatnya berbeda dengan Yorie. Mulai dari sinilah ia bertekad untuk tak menghiraukan cinta terlebih dahulu. Ia ingin lebih fokus terhadap pelajaran dibandingkan dengan cinta.
Tuhan memang merahasiakan takdir manusia di dunia. Tuhan telah megatur kehidupan manusia begitu mudah. Ternyata Tuhan berkehendak lain terhadap Zu. Saat Zu belum berhasil memecahkan masalah yang dihadapinya, Tuhan memberinya dengan masalah lain yang berbeda bersamaan dengan masalah yang sedang ia alami. Ia dibebani dengan masalah yang serius. Ia telah dipilih oleh gurunya bahwa ia adalah kandidat ketua OSIS di sekolahnya. Ia semakin bingung untuk memecahkan masalah yang dihadapinya. Dulu, ia memang ingin sekali menjadi ketua OSIS. Tetapi ia sadar bahwa menjadi seorang ketua itu tidaklah mudah seperti apa yang dibayangkan. Terlebih lagi, kelas 2 bukanlah posisi untuk main – main dengan pelajaran. Kini, ia tidak berkenan lagi menjadi seorang ketua OSIS. Ia berfikir bahwa dengan menjabat sebagai ketua OSIS memang dibutuhkan perjuangan yang keras nantinya. Saat ini Ia belum siap sama sekali. Namun, siapatau tidak, ia dituntut harus siap.
Saat Zu kebingungan dengan masalah – masalahnya, ia menemui seorang gadis yang tinggaal di tempat yang sama dengan Kobyashi. Namanya adalah Funny, ia juga sedang tertimpa masalah mengenai kekasihnya. Ia bercerita kepada Zu tentang masalah yang dihadapinya itu. Akhirnya, Zu dan Funny sama – sama bertukar fikiran. Masalah yang dihadapi funny adalah terjadi kesalahpahaman antara ia dengan kekasihnya. Kekasihnya melarang Funny untuk tidak berhubungan dengan seorang temannya. Karena kekasih Funny dan temannya sama – sama menyayangi Funny. Keksihnya merasa diduakan oleh Funny. Ia telah berusaha menjelaskan berulang kali kepada kekasihnya itu, namun kekasihnya masih juga tak mau mengerti Funny. Dan Funny memutuskan untuk tidak melangsungkan hubungan lagi dengan kekasihnya itu. Zu juga bercerita tentang masalah yang dihadapinya kepada Funny. Dari sini, Zu mendapat pencerahan dari Funny. Ia berkata bahwa Tuhan pasti telah merencanakan suatu hal yang lebih dahsyat dibandingkan dengan kejadian – kejadian yang dialami Zu. Dan ia pun merenungkan apa yang telah dikatakan Funny.
Kini, Zu menemukan seorang sahabat lagi. Ia mengira mungkin ini adalah hal yang berikan oleh Tuhan untuk menggantikan Xamantha. Namun, lagi – lagi Zu dihadapkan dengan sebuah masalah. Saat ini, dia sedang berusaha mendekati Kanata hanya untuk meminta bantuan kepadanya mendapatkan kembali simpati dari Haruka. Namun, ternyata terjadi kesalahpahaman dengan Kanata. Ia terus bertanya kepada Zu siapakah gadis yang hanya ia sayangi. Zu menjawab hanya ada satu, tetapi akhirnya Kanata bertanya kepada Zu, apakah Zu menyayanginya. Zu terkejut mendengar akan hal itu. Kanata juga mengaku bahwa ia  sangat menyayangi Zu. Namun, Zu masih bingung harus bagaimana.
Di saat yang sama, Zu bertemu dengan seseorang yang pernah ia kenal. Ia adalah saudara Yorie yang namanya Yura. Dulu, Zu pernah merasakan cinta dengan Yura. Namun kali ini, Yura telah memiliki kekasih yang mana ia adalah kawan lama Zu, Ozza namanya. Tetapi Yura mengaku bahwa ia menerima Ozza dengan sangat terpaksa. Dan kini ia datang kepada Zu untuk mengungkap suatu kejujuran. Yura mengaku bahwa saat ini ia menaruh rasa cinta dengan Zu. Zu semakin bingung atas kejadian yangg menimpanya ini. Ia bertanya kepada Tuhan, sebenarnya cobaan apakah yang Tuhan berikan kepada Zu.

Lalu bagaimanakah kisah Zu yang selanjutnya akan terjadi ……….???
Nantikan dalam cerita selanjutnya …….!!!

Advertisements

Posted November 15, 2010 by jhoethedeviloflove

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: